Randudongkal, Mediakita.co – Kepala Kepolisian Sektor Randudongkal, AKP Hartono SH bersama Kanit Intel, Piket Reskrim dan SPKT mendatangi lokasi hanyutnya seorang laki-laki bernama Farhan Ramadani (15) Pelajar SMP N 1 Belik Warga Desa Belik Rt 01/05 Kec Belik Kab Pemalang yang hanyut di sungai bendung saluran induk Mejagong pada hari Selasa (05-04-2016).
Pertiwa tersebut bermula korban bersama ketiga rekannya tidak mengikuti acara istighosah yang diadakan sekolah. Mereka pergi ke Sungai Bendungan Induk Mejagong, korban ber pamitan kepada ketiga rekanya untuk mandi di sungai yang mempunyai kedalaman 2 meter. Rekan-rekan korban sudah mencegah, namun korban tetap menceburkan ke sungai. Setelah menceburkan diri, korban hilang tertelan arus sungai.
Teman korban mencari menyusuri sungai tersebut untuk mencari korban namun tidak ketemu sehingga rekan korban melaporkan ke penjaga bendung untuk menutup pintu air saluran tersebut. Setelah air surut korban ditemukan kurang lebih 400 m dari tempat kejadian dalam keadaan sudah tidak bernyawa.
“Setelah dapat laporan dari warga Kami bersama anggota langsung bertindak menuju tempat kejadian bersama dengan tim medis Puskesmas Randudongkal, setelah di peeriksa tim medis korban sudah meninggal dunia. Untuk selanjutnya kami dari pihak kepolisian menyerahkan kepada keluarganya,” ungkap Kapolsek Randudongkal.
Kapolsek juga menghimbau kepada warga untuk tidak bermain dan mandi di sungai tersebut karena arusnya yang deras dan berbahaya.
from WordPress http://ift.tt/1UIiNOC
via IFTTT
0 komentar:
Posting Komentar